Semakin Marak Terjadi Penyelundupan Ekstasi di Jelang Akhir Tahun

Semakin Marak Terjadi Penyelundupan Ekstasi di Jelang Akhir Tahun

Semakin Marak Terjadi Penyelundupan Ekstasi di Jelang Akhir Tahun – Pada semua sindikat narkoba berusaha membanjiri Tanah Air dngn narkotika jenis ekstasi jelang akhir tahun. Sepekan belakangan, polisi berhasil menggagalkan peredaran gelap ekstasi, dngn menyita 69 ribu butir barang haram itu. Dimana catatan di hari minggu lalu dari ekstasi yg berhasil disita kepolisian di seluruh Indonesia ha’y berjumlah 14 ribu butir. Krisno menuturkan Jakarta menjadi pasar favorit para sindikat.

Kemudian dari data Direktorat Tindak Pi&a Narkoba Bareskrim Polri, dua kasus ekstasi menonjol yg diungkap polisi dalam kurun waktu sepekan adalah upaya penyelundupan 40 kg sabu beserta 20 ribu butir ekstasi oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat di Banten saar hari selasa tanggal 20 November. Lalu di kasus ini soal narkotika jenis sabu & ekstasi ini dikirim dikemas dalam dua karung putih & dimasukan ke dalam mobil untuk didistribusikan via jalur darat ke Jakarta, Bogor & Surabaya. Barang haram tersebut sebelum’y dikirim dari Lampung lewat jalur laut.

Dimana dalam upaya penyelundupan 50 kg sabu serta 43 ribu butir ekstasi di Pekanbaru, Riau oleh tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polsa Metro Jaya & Polda Riau saat hari Rabu tanggal 21 November. Lalu dari barang haram tersebut di taruh di lantai mobil yg telah dimodifikasi dngn maksud agar lolos dari pemeriksaan aparat. Setelah didalami, terkuak fakta a&ya keterlibatan napi Lapas Cipinang sebagai pemesan & seorang warga negara Malaysia sebagai pemasok’y. Kasus ini masih dalam pengembangan aparat.

YUK GABUNG JUGA  DI  AGEN JUDI DominoIDR ONLINE POKER DOMINO UANG ASLI TERPERCAYA

DominoIDR Agen Terpercaya

Baca Agent Judi Online Terpercaya Lainnya Di Kontes Seo Dan  NONTON JUGA : BioskopQQ

Baca Juga 2 Berita Terupdate, di Info Berita Terbaru Masa Kini & Tips Bola

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*